Home » Cristiano Ronaldo transformasi gaya bermain – tulisanbola iwan bomba

Cristiano Ronaldo transformasi gaya bermain – tulisanbola iwan bomba

by tulisanbola
1,319 views
cristiano ronaldo iwan bomba

Cristiano Ronaldo saat ini lebih diketahui selaku pembunuh di depan gawang, sementara itu tadinya suka unjuk kebolehan mencerna bola, terdapat banyak pergantian yang terjalin pada Cristiano Ronaldo bersamaan bertambahnya umur ia.

Walaupun begitu, kehebatannya di atas lapangan senantiasa sama apalagi dia mampu keluar selaku topskor Manchester United di usianya yang telah senja. Dulu, Ronaldo muda diketahui suka pamer skill dalam mencerna bola serta pula tukang diving. Tetapi itu seluruh berganti sebagaimana dia saat ini menjelma jadi predator di depan gawang.

Lalu gimana ceritanya sehingga ia dapat semacam saat ini?

tulisanbola coba membahasnya di mari!

Dini Karier Ronaldo

Dikala anak muda, pemain kelahiran Madeira itu telah mencuri atensi dikala menguatkan Sporting CP, klub handal pertamanya.

Bakatnya setelah itu diasah oleh Sir Alex Ferguson, yang memboyongnya ke Old Trafford pada masa panas 2003 sehabis terkesima dengan aksinya di laga uji coba dalam kegiatan peresmian stadion Jose Alvalade.

Di masa pertamanya, Ronaldo menampilkan kemampuan menjanjikan selagi orang- orang mengenalnya selaku pendribel ulung yang suka pamer skill di zona sayap.

” Ia merupakan anak muda serta semacam laki- laki muda pada biasanya, ia mau menghibur seluruh suporter di stadion,” kenang Rio Ferdinand, mantan rekan setimnya, kepada Podcast 433.“ Yang ia pikirkan kala awal kali tiba ke mari; menghibur, unjuk kebolehan olah bola, membuat orang menikmati permainannya.

” Pada dikala ia berangkat, ia mengganti dirinya jadi produk final; mencetak berhasil, membikin assist serta jadi orang yang memenangkan pertandingan.

” Begitulah kariernya berjalan, memenangkan pertandingan, jadi pemain dengan tanggung jawab buat bawa regu memenangkan trofi besar serta itu sebabnya ia jadi pemain terbaik di dunia sepanjang bertahun- tahun.

” Ia sangat berbeda tahun-tahun belakangan ini, ia tidak lagi seorang penghibur dilapangan hijau lagi, ia tidak sangat ikut serta dalam game namun ia mempunyai momen di mana orang lain tidak dapat melakukannya.”

Seluruhnya bertambah buat Ronaldo selepas Piala Dunia 2006.

Di dekat ruang ubah, pemain bernomor punggung 7 itu percaya kalau ia hendak jadi yang terbaik, semacam yang dipaparkan oleh Wayne Rooney dalam autobiografinya:“ Ia berkata kepada kami kalau ia mau jadi pemain terbaik di dunia, kalau ia sangat mau jadi yang terhebat. Tekad Ronnie pula bukan cuma omong kosong.

“ Di ruang ubah saat sebelum masa 2006/ 07 aku memandang suatu yang berbeda tentang ia. Ia lebih besar. Ia kembali dari Piala Dunia di Jerman dengan berotot serta lebih kokoh, semacam sudah melaksanakan latihan beban selama masa panas.

“ Di lapangan dikala pramusim, ia mulai membuang trik serta flick serta menciptakan produk akhir buat larinya yang luar biasa.

“ Aku ketahui satu perihal– pergantian pada Ronaldo ini tidak terjalin sebab keberuntungan. Ia bekerja sangat keras. Kala aku melihatnya berlatih ataupun melihatnya mencetak gol- gol hebat buat berhura- hura dalam pertandingan persahabatan pramusim, aku pikir ia betul- betul dapat jadi pemain terbaik di dunia.”

Ronaldo berangkat meninggalkan United pada masa panas 2009, dengan dia setelah itu merapat ke Real Madrid buat mengisi kedudukan striker serta menjelma jadi salah satu penyerang sangat mematikan.

Masih Gemilang Sampai Sekarang

Dengan umur yang hendak mendekati kepala 4, Ronaldo seakan belum menyudahi.

Jelang masa 2021/ 22, dia memutuskan kembali ke Old Trafford buat menempuh periode keduanya bersama Manchester United. Walaupun totalitas masa berakhir mengecewakan buat Setan Merah, Ronaldo sukses mengemas 24 berhasil serta 3 assists dari 39 penampilannya di seluruh kompetisi, serta belum terdapat isyarat melambat darinya.

You may also like

Leave a Comment